Minggu, Desember 06, 2009


Selama ini kita selalu beranggapan bahwa berdoa adalah meminta sesuatu pada Tuhan di luar sana. Selain itu kita beranggapan kadang kala Tuhan memberikan apa yang kita minta dan kadang kala tidak. Hapus semua anggapan itu dan mulailah memahami bagaimana cara kerja doa yang sebenarnya. Jadi teman-teman, sebenarnya doa itu adalah teknik pengejawantahan kekuatan Tuhan yang ada dalam diri kita sendiri.
Masih bingung ?
Jadi gini, hakikatnya manusia itu terdiri dari nama-nama yang dimiliki Tuhan. Artinya manusia mirip dengan formula yang tersusun dari makna-makna yang terkandung dalam nama-nama Allah yang indah. Missal : ya murid (yang maha berkehendak). Allah berkehendak dengan perantara kita. Ketika kita berdzikir secara berulang-ulang menyebut nama itu maka sel otak kita akan aktif dan apa yang dikehendaki Allah melalui kita akan terwujud.
Tidak percaya ? STOP, tidak usah dilanjutkan membacanya…
Percaya ? lanjutkan membacanya…

Rahasia Posisi tubuh saat berdoa

Ketika berdoa, lengan harus dibuka lebar, tangan harus dijulurkan kedepan sejajar dengan wajah. Sangat dianjurkan untuk meletakkan tangan sekitar 30 cm dari wajah, sementara jari tangan direnggangkan sehingga cahaya yang menerobos sela-sela jari memotong sinar yang memancar dari dahi.
Penjelasan ilmiah
Gelombang yang memancar dari ujung jari dan gelombang yang dipandu otak menyatu dalam satu titik laksana sinar laser. Peristiwa ini berperan penting dalam mewujudkan urusan tertentu. Jadi berdoa bukan meminta sesuatu dari Tuhan di luar sana tetapi justru berasal dari kekuatan spiritual nama-nama Allah yang ada dalam diri kita.

Rahasia tempat berdoa

Berdoa bisa dilakukan dimana saja namun perlu diketahui bahwa system kerja otak kita sebagian besar terkait dengan medan magnet sebuah tempat dan kekuatan magnetis disekitarnya. Bukan sekedar memperoleh saluran energi positif yang dibentuk oleh “kekuatan tak terlihat”, berbagai pengaruh magnetis di tempat otak itu berada pun sangat penting bagi otak.
Gelombang otak seseorang yang sedang berdoa dapat menyatu dengan gelombang otak orang-orang disekitarnya hingga terbentuk gelombang yang sangat kuat. Makanya teman-teman doa bersama dapat menghasilkan pengaruh yang sangat besar.

Dua point yang penting :
1.energi magnetis yang memancar dari tempat-tempat itu
2.energi yang memancar dari kualitas spiritual seseorang yang dikubur di tempat itu. (itulah sebabnya kadang anda mendengar ada tempat-tempat/kuburan yang mustajab untuk berdoa. Bukan kita memohon pada mayit yang dikubur disitu, tapi karena pengaruh spiritual yang tinggi dari orang yang dikubu di situ membuat doa kita cepat terkabul. Misalnya berdoa di tempat para wali 9) bayangkan kalau kita berdoa di dekat kuburan nabi kita Muhamad SAW , manusia yang mempunyai tingkat spiritual paling tinggi di dunia …..!

Rahasia waktu berdoa
Kapanpun waktunya sebaiknya kita selalu berdoa, tapi ada waktu-waktu tertentu yang sangat mustajab :
1.malam lailatul Qodar
2.malam-malam ganjil setelah tanggal 20 Ramadhan
3.malam ke-10 di bulan muharam
4.malam pertama di bulan Rajab
5.Malam Mi’raj
6.malam ke-15 di bulan Syakban
7.Malam awal Ramadhan dan dua hari raya Id
8.Waktu diantara khutbah Jumat dan shalat Ashar
9.Hari ke-27 Rajab
10.Semua hari di bulan Ramadhan
11.Hari ke-10 dibulan Muharam
12.Hari ke-10 di bulan Zilhijjah.

Dua hal yang penting diperhatikan saat berdoa :
1.kondisi internal
berdoalah dengan sepenuh hati dan penuh harapan, kondisi konsentrasi seperti itu merupakan satu-satunya cara otak memfokuskan kekuatannya pada satu hal dan menghasilkan gelombang yang akan mewujudkan harapan.
2.kondisi eksternal
berhubungan dengan lingkungan sekitar. Pertama matahari tidak sedang bersinar karena cahaya kosmik matahari dapat menghalangi sebagian besar kekuatan otak. Kedua : waktu ketika planet-planet seperti Jupiter dan venus, memancarkan radiasi lembut dan halus yang dapat mempengaruhi otak. Urusan yang sudah kita rencanakan dengan baik dapat berantakan ketika beredarnya planet mars sebaliknya urusan yang tampak mustahil bisa saja terwujud ketika beredarnya planet Jupiter dan venus.

Saya sudah sering berdoa tapi tidak dikabulkan ?
Mungkin sebagian dari kita sering merasa begitu. Ada beberapa hal mengapa doa kita belum juga dikabulkan.
1.Sikap kita yang kurang yakin
2.Mungkin ada hikmah dibalik keterlambatan pengabulan doa kita.
3.Tuhan menunda apa yang anda minta karena mungkin hal itu tidak bermanfaant bagi anda
4.Karena Tuhan sangat mencintai anda. Ada sebuah atsar “ sesungguhnya Allah berkata kepada jibril, ‘waha jibril apakah hambaku berdoa kepadaKU ?’ ‘ya wahai Tuhan’ jawab jibril. Allah bertanya lagi, ‘apakah hambaku tidak pernah bosan meminta kepadaKU’ jibril menjawab ‘ya wahai Tuhanku’ maka Allah berkata ‘wahai jibril, tundalah permintaannya . aku senang mendengar suaranya ‘ (Diriwayatkan oleh Anas r.a.)
5.Allah menunda keinginan anda untuk mengajarimu mengabdi padaNYA, agar anda merasakan kenikmatan mendekatkan diri padaNYA. Allah menghapuskan dosa kita senilai dengan doa kita (bayangkan kalau kita berdoa seminggu, sebulan dan seterusnya… apa nggak habis tuh dosa kita yang kita buat tiap hari )
6.Allah menunda pengabulan doamu untuk mengajarimu cara mengusir setan
7.Kadangkala penundaan itu justru baik bagimu
8.atau mungkin juga karena kita telah berdosa, maka segera bertobatlah, niscaya Allah akan mengabulkan doa anda.

* Tulisan ini merupakan rangkuman dari buku “The Amazing Power of DOA” karya Syeh Ahmed Hulusi dan Dr Amr Khalid. Penerbit Zaman. Ayo beli bukunya…!!! Masih banyak yang belum ku tulis di sini. Kalau kutulis semua bisa dituntut di pengadilan nanti hehehe…

Minggu, November 29, 2009

Munajat Cinta...


YA ALLAH?
Aku Mohon KepadaMU CintaMU?
Cinta Siapa Saja Yang MenCintaiMU?
Cinta Apa Saja Yang Mendekatkanku Kepada CintaMU..
Jadikanlah CintaMU Lebih Berharga Bagiku
Daripada Air Dingin Bagi Orang Yang Kehausan?

YA ALLAH?
Jadikanlah Aku MencintaiMU Dengan Sepenuh Hati?
Selalu Mencari RidhaMU Dengan Upaya Maksimalku?

YA ALLAH?
Jadikanlah Semua Cintaku Hanya UntukMU?
Semua Usahaku Hanya Untuk Meraih RidhaMU?

YA ALLAH?
Hidupkan Aku Dengan CintaMU?
Matikan Aku Dengan CintaMU?
Bangkitkan Aku Dengan CintaMU?
CintaMU Bagiku Adalah Segala-galanya?

Oh Rabbi?
Jika Cintaku Kau Ciptakan Untuk Dia
Tabahkan Hatinya
Teguhkan Imannya
Sucikan Cintanya
Lembutkan Rindunya

Rabbi....
Jika Hatiku Kau ciptakan Untuk Dia
Penuhi Hatinya Dengan KasihMU
Terangi Langkahnya Dengan CahayaMU
Bisikkan Kedamaian Dalam Kegalauan
Temani Dia Dalam Kesepian

Rabbi...
Kutitipkan Cintaku PadaMU Untuknya
Resapkan Rinduku Pada Rindunya
Mekarkan Cintaku Bersama Cintanya
Satukan Hidupku Dan Hidupnya
Dalam CintaMU?
Sebab, Sungguh Aku Mencintainya KarenaMU...
by Abdullah hadrami . hati bening

Kamis, Oktober 15, 2009

TELAAH HADIS NABI TENTANG WIRAUSAHA

Manusia hidup didunia memiliki tujuan, telah ditetapkan takdirnya semenjak dia berada dalam kandungan. Tidak dilahirkan seorang bayi kecuali sudah ditentukan rizkinya. Dalam menjalani kehidupan didunia, manusia harus berusaha dan bekerja keras agar memperoleh Ridhonya, karena tujuan manusia hidup didunia adalah memperoleh ridhonya. Agar memperoleh ridho Allah, tentunya manusia harus beribadah, dalam hal ini ibadah tidak hanya diartikan seperti sholat, puasa , zakat atau haji saja tetapi ibadah adalah segala kegiatan yang mendapatkan ridhonya termasuk bekerja.
Dalam mencari karunia Allah di dunia nabi Muhamadpun memiliki nasihat-nasihat yang menganjurkan kita untuk bekerja keras, memotivasi kita dan memberikan kiat-kiat sukses dalam berwirausaha.

“Bekerjalah seakan-akan engkau hidup seribu tahun lagi, dan beribadahlah seakan-akan besok engkau akan mati” (Al-Hadis)

Hadis di atas merupakan anjuran nabi Muhamad pada umatnya untuk bekerja keras dengan baik dan sungguh-sungguh untuk memperoleh ridho Allah. Bahkan nabi mewajibkan bagi muslim untuk mencari rizki yang halal. Seperti hadis di bawah ini :
“Mencari yang halal itu wajib bagi setiap muslim.” (HR Thabrani)
Nabi pun bersabda bahwa sesungguhnya Allah menyukai hamba-Nya yang bersungguh-sungguh dalam bekerja seperti hadis di bawah ini :
"Sesungguhnya, Allah senang pada hamba-Nya yang apabila mengerjakan sesuatu berusaha untuk melakukannya dengan seindah dan sebaik mungkin. " (al-Hadits)
Jika kita telaah lebih dalam, maksud dari hadis tersebut adalah jika kita berniat mencari rizki Allah dengan berwirausaha, maka lakukanlah dengan total, tidak setengah-setengan karena takut rugi. Dalam menjalankan sebuah usaha, kita harus melakukan analisis terlebih dahulu terhadap peluang yang akan kita masuki. Setelah menganalisis peluang tersebut maka kita mulai dengan konsep dan merencanakan langkah-langkah yang akan kita ambil. Hal-hal seperti itulah yang harus kita perhatikan dan mengamalkan haadis nabi yaitu mengerjakan ssuatu dengan sebaik mungkin.
Nabi juga menasehati kita untuk bekerja karena itu adalah yang lebih utama. Menurut Nabi seorang mukmin lebih baik makan dari usahanya sendiri dan hasil kerja kerasnya, seperti hadis dibawah ini :
"Tiada seseorang makan makanan yang lebih baik kecuali hasil usaha­nya sendiri. Nabiyullah Dawud a.s. juga makan dari hasil tangannya sendiri.” (HR Bukhari)
“Sesungguhnya, yang paling baik dan apa yang kamu makan adalah yang berasal dari kerjamu dan sesungguhnya anak-anakmu adalah dari usahamu.” (al-Hadits)
Carilah nafkah walau dengan jerih payah, memberi nafkah keluarga adalah sebesar-besar pahala sedekah dan amal jariyah (HR Muslim)

“Sesungguhnya seseorang tidak akan meninggal dunia sampai ia meraih seluruh bagian rizkinya, maka bertakwalah kepada Allah dan lakukan cara yang baik dalam mencari rizki”. (HR. Ibnu Majah dan dishahihkan oleh al-Albani)


Perhatikan olehmu sekalian, sesungguhnya perdagangan itu di dunia ini adalah sembilan dari sepuluh pintu rezeki ( HR Ahmad ).
" “... Bekerjalah, hai keluarga Dawud, untuk bersyukur (kepadaAllah,).. .. (Saba': 13). 
Bisa dipahami bahwa nabi sangat menganjurkan kita untuk bekerja terutama dari hasil wirausaha. Berwirausaha adalah ibadah dan apa yang dihasilkan dari wirausaha tersebut adalah sangat baik dari pada kita meminta-minta ataupun mengandalkan orang lain dalam memenuhi kebutuhan kita. Nabi tidak suka pada umatnya yang bermalas-malasan karena missal telah memiliki banyak warisan sehingga dia malas bekerja, nabi tetap menganjurkan kita bekerja karena itu adalah lebih baik.
Dalam menjalankan sebuah usaha, nabi pun memiliki kiat-kiat yang harus dijalankan oleh seorang muslim khususnya. Seorang yang memiliki jiwa wirausaha sudah selayaknya diimbangi dengan sifat sabar. Sifat tersebut diperlukan karena dalam menghadapi dunia usaha selalu ada kemungkinan-kemungkinan yang membuat kita untung ataupun rugi.

1.Keutamaan sabar dalam menjalankan usaha
Seorang mukmin terbaik itu tentu banyak bersyukur ketika dalam kegembiraan dan banyak bersabar ketika dalam kesedihan (HR Muslim)

Menurut nabi seorang mukmin yang banyak bersabar jika menghadapi kesulitan maka Allah akan mengatasi kesulitan tersebut. Jika kita mendalami hadis nabi tersebut sifat penyabar memang perlu dimiliki oleh seorang wirausahawan. Wirausahawan yang tidak memiliki rasa sabar, dia akan cepat menyerah jika usahanya mengalami kendala. Wirausahawan yang bergerak dalam bidang jasa ataupun perdagangan juga sangat memerlukan sifat ini. Jika seorang wirausaha tidak sabar dia tidak akan sabar menghadapi pelanggan yang kadang kala memang harus diperlakukan seperti raja bahkan kata dosen saya harus diperlakukan seperti bayi. Menghadapi pelanggan yang mungkin cerewet, tua/pikun, temperamental dan banyak lagi karakter manusia yang berbeda memang diperlukan kesabaran. Jika wirausahawan tersebut memiliki sifat sabar, dia tidak akan mengalami banyak kesulitan dalam menghadapi masalah karena dia kan selalu menganggap bahwa hal tersebut merupakan tantangan dan ujian dari Allah. Selain dari hadis nabi Allah pun menegaskan pada hambanya melalui surat ali Imron 3 ayat 200 yaitu sebagai berikut :
"Wahai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu (menghadapi kesukaran dalam mengerjakan perkara-perkara kebajikan) dan kuatkanlah kesabaran kamu (lebih daripada kesabaran musuh) dan bersedialah (dengan kekuatan pertahanan di daerah-daerah sempadan) serta bertakwalah kamu kepada Allah, supaya kamu berjaya" (Surah Ali Imran 3:Ayat 200)

Kesabaran seorang wirausaha juga diperlukan dalam menghadapi persaingan usaha dan kesulitan-kesulitan dalam berusaha. Melalui sifat sabarnya tersebut Allah menjanjikan kemuliaan didunia maupun diakhirat. Sebenarnya jika kita menjalankan usaha kita dan mengalami hambatan/kesulitan, itu merupakan salah satu dari ujian Allah untuk menguji keimanan kita, jika kita beriman bahwa Allah pasti akan membantu kita, kita pasti akan terus berusaha tanpa kenal lelah sampai pertolongn Allah benar-benar dating. Pahami hadis-hadis berikut ini :
"Sesungguhnya besar ganjaran adalah dengan besarnya ujian. Sesungguhnya Allah jika Dia mengasihi sesuatu kaum, nescaya mereka akan diuji dengan ujian. Barangsiapa yang redha maka baginya keredhaan Allah. Barangsiapa yang tidak bersabar, nescaya Allah juga tidak akan bersabar dengan mereka!" (Riwayat At-Tirmizi & Ibn Majah)
Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa yang Allah mahukan kebaikan untuknya, nescaya Dia akan mengujinya dengan kesusahan" (Riwayat Al-Bukhari)
Rasulullah SAW bersabda: "Sungguh ajaib perihal orang mukmin, sesungguhnya semua urusan mereka adalah kebaikan. Dan keadaan ini tidak ada melainkan kepada orang yang beriman sahaja. Sekiranya beroleh kurniaan dia akan bersyukur, maka jadilah kurniaan itu baik untuknya. Manakala apabila ditimpa musibah, dia bersabar. Maka jadilah musibah itu kebaikan untuknya." (Riwayat Muslim)
Jelas sekali dalam hadis tersebut bahwa nabi menuntun kita dan memberitahukan kita akan keutamaan orang bersabar. Bahwa musibah yang dating termasuk musibah ketika menjalankan usaha adalah suatu kebaikan bagi seorang muslim, jadi beruntunglah manusia-manusia yang masih diberi musibah, karena dia tidak akan berburuk sangka pada Allah tapi malah menjadikannya semangat karena merasa tertantang untuk menyelesaikan kesulitan tersebut.
“Janganlah salah seorang diantara kalian meninggal, melainkan dia dalam keadaan berprasangka baik kepada Allah Azza wa Jalla,” (HR. Muslim)
Hadis di atas menasehati kita agar kita selalu berbaik sangka pada Allah dalam keadaan apapun karena Allah lah yang maha tahu atas apa yang terjadi pada diri kita maupun usaha kita. Jika usaha kita ditempa kesulitan maka jangan berprasangka bahwa Allah telah mendzalimi kita karena sesungguhnya Allah tidak pernah mendzalimi hamba-hambanya, manusia sendirilah yang sering mendzalimi diri mereka sendiri.
2.Menyambung tali silaturahmi=memperluas jaringan
Jaringan merupakan salah satu kunci dari wirausaha. Sebagus apapun produk kita, sebaik apapun pelayanan kita jika kita tidak memiliki jaringan yang luas maka usaha kita akan sulit untuk berkembang. Metode ini juga lah yang digunakan dalam MLM, maksud saya bukan kita meniru konsep MLM dalam memasarkan produk kita namun jaringan dalam MLM di sini dapat kita pelajari bahwa ternyata jaringan sangat menentukan perkembangan sebuah usaha. Memperluas jaringan dalam menjalankan usaha tidak hanya kita usahakan secara formal namun ternyata nabi Muhamad pun menasehati kita yang memiliki maksud eksplisit agar saudara kita bertambah banyak, tidak terputus dan otomatis jaringan kita semakin luas.
Diriwayatkan daripada Aisyah r.a katanya: Rasulullah s.a.w bersabda: Hubungan kekeluargaan itu digantungkan pada Arasy. Ia berkata: Barangsiapa yang menyambungku maka Allah akan menyambungnya dan barangsiapa yang memutuskan aku maka Allah pun akan memutuskannya.
Siapa yang ingin murah rezekinya dan panjang umurnya, maka hendaklah ia mempererat hubungan silaturahmi.” ( HR Bukhari )
"Sesungguhnya dari sedekah dan silaturrahim itu Allah s.w.t. akan menambah dengan keduanya itu lanjut umur dan menolak dengan keduanya kematian yang tidak baik dan dihindarkan dengan keduanya semua yang tidak sesuai dan dikhuatirkan" (Riwayat Abu Ya'la dari Anas r.a.)
Dari hadis diatas jelas bahwa memutus tali silaturahmi adalah dosa. Saya juga memiliki pengalaman pribadi perihal silaturahmi sehingga saya berani menuliskan judul tulisan ini “menyambum silaturahmi=memperluas jaringan”. Ketika hari raya Idul fitri dulu sebenatnya saya paling malas jika harus berkunjung ke rumah famili yang lokainya jauh dan kami tidak memiliki keakraban yang mendalam, orang jawa biasanya menyebut “dulur adoh” atau famili yang jauh secara nasab. Namun orang tua saya selalu menyuruh saya untuk bersilaturahmi ke sana walapun kami tidak begitu akrab (karena jarang ketemu). Sesampainya dirumah famili tersebut kami berbincang-bincang dan ternyata mereka menyenangkan dan tidak seperti yang saya bayangkan selama ini. Mereka menyambut gembira kedatangan saya dan kamipun mengobrol panjang lebar tentang dunia usaha. Pengalaman beliau tentang dunia usaha ternyata cukup banyak sehingga banyak hal yang bias saya dapat dari beliau. Dan pada akhirnya kami memutuskan untuk bekerja sama dalam sebuah usaha. Pulang dari sana saya merenungkan hadis nabi tentang keutamaan silaturahmi. Ternyata memang benar bahwa silaturahmi sangat bermanfaat bagi manusia, selain untuk menumbuhkan rasa sayang antara manusia ternyata juga bermanfaat di bidang ekonomi. Ternyata silaturahmi dapat memperluas pengalaman saya, memperbanyak relasi, membangun komunikasi yang baik dan hal ini sangat baik diterapkan dalam dunia usaha. Maka, silahkan bersilaturahmi mulai sekarang (hari raya jangan hanya mengirimkan ucapan selamat lewat SMS)

3.Senyum adalah ibadah =senyum adalah uang
Nabi Muhamad SAW sangat menganjurkan kita untuk bersikap ramah dan tersenyum jika bertemu orang. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh orang barat senyum terbukti dapat membuat awet muda. Tapi tahukan anda bahwa senyum itu adalah uang. Dalam dunia usaha senyum merupakan kewajiban yang harus dilakukan pada setiap orang yang berhubungan dengannya
Tersenyum ketika bertemu dengan saudara kalian adalah termasuk ibadah”. (Riwayat At-Tirmidzi, Ibnu

Dalam sebuah riwayat disebutkan pula, ”Belum pernah aku menemukan orang yang paling banyak tersenyum seperti halnya Rasulullah Shallahu ‘alaihi wa Sallam “. (Riwayat At-Tirmidzi)

Al-Husein Radliyallahu’anhu, cucu beliau, menuturkan keluhuran budi pekerti beliau. Ia berkata,” Aku bertanya kepada Ayahku tentang adab dan etika Rasulullah Shallahu ‘alaihi wa Sallam terhadap orang-orang yang bergaul dengan beliau. Ayahku menuturkan, ‘Beliau Shallahu ‘alaihi wa Sallam senantiasa tersenyum, budi pekerti lagi rendah hati, beliau bukanlah seorang yang kasar, tidak suka berteriak-teriak, bukan tukang cela, tidak suka mencela makanan yang tidak disukainya. Siapa saja mengharapkan pasti tidak akan kecewa dan siapa saja yang memenuhi undangannya pasti akan senantiasa puas…..” (Riwayat At-Tirmidzi)

Dari Abu Dzar ra., Rasulullah SAW bersabda : "Engkau tersenyum di depan saudaramu adalah sedekah" (Riwayat Bukhari dari Kitabul Adab)
Nabi Muhamad menganjurkan kita untuk tersenyum bukan tidak ada tujuannya. Satu senyum yang ditebarkan oleh seseorang merupakan kedamaian bagi orang lain. Sekarang anda bayangkan saja jika muka kita cemberut sepanjang waktu, akan banyak interpretasi negative yang akan dilayangkan pada diri kita mulai dari sombong, angkuh, tidak suka bersosialisasi, bahkan mungkin sakit gigi. Orang yang melihat kita cemberutpun juga akan ikut merasakan aura negative dari mimik wajah kita. Apalagi jika kita cemberut pada orang yang temperamental, maka bias menimbulkan konflik yang berkepanjangan. Tapi bayangkan jika kita menebarkan senyum, aura positif akan terpancar pada diri kita. Kita pun akan disukai banyak orang karena kepribadian kita yang menyenangkan.
Dalam dunia usaha, senyum itu adalah uang tapi ingat senyum itu harus dengan keikhlasan dan ketulusan dari hati. Untuk membangun sebuah jaringan dan berhubungan dengan kolega bisnis kita kita harus menggunakan jurus senyum Karena senyum akan memancarkan cantiknya kepribadian kita. Dengan tersenyum kita akan melakukan negosiasi dengan kolega dengan hati dingin , tenang dan penuh persaudaraan. Dengan tersenyum kita akan mendapatkan banyak pelanggan karena mereka tentunya akan selalu rindu dengan senyum kita. Saya pernah membeli makanan disebuah warung yang pemiliknya tidak pernah tersenyum, walaupun mungkin rasanya tidak kalah dengan makanan diwarung lainnya namun dihari lain langkah kaki saya selalu menjauhi warung tersebut karena saya tidak suka dengan ekspresi dari wajahnya. Saya lebih suka mendatangi warung yang penjualnya selalu menyapa saya dengan ramah dan kadang menanyakan baker saya hari ini. Kaki saya selalu melangkah ke warung itu karena saya rindu akan senyumnya, karena saya ingin melihat senyumnya karena senyumnya dapat mengurangi kepenatan otak saya setelah kuliah/mengerjakan tugas kuliah misalnya. Jadi betapa kekuatan senyum itu memang sungguh dahsyat. Bahkan sebuah warung bias laris manis karena ada bonus senyum dari pemiliknya.
4.Jujur tidak akan membuat kita miskin
Jujur itu bukti kebaikan menuju surga, sedangkan bohong itu penyimpangan menuju neraka (Inti HR Bukhari & Muslim)

Ketika Nabi SAW menjuampai "dagangan" yang dapat menipu calon pembeli, beliau bersabda: Siapapu menipu, maka ia bukan dari golongan kami (Inti HR Muslim).
Kejujuran akan membawa ketenangan sementara ketidakjujuran akan menimbulkan keragu-raguan.” ( HR Turmudzi
Pedagang yang jujur lagi terpercaya adalah bersama – sama Nabi, orang – orang shadiqin, dan para syuhada ( HR Tirmidzi dan Ibnu Majah ).
Banyak pengusaha yang berbuat tidak jujur karena takut usahanya akan bangkrut, misalnya tidak jujur jika produk yang dipakainya mengandung sesuatu yang membahayakan atau seorang pedagang yang tidak jujur tentang barang yang dijualnya. Sesungguhnya Allah maha mengetahui dan orang-orang seperti itu tianggal menunggu pembalasan dari Nya baik didunia maupun diakhirat. Kejujuran, sebenarnya tidak perlu ditakuti oleh seorang mukmin. Karena dengan jujur kita akan dipercayai orang dan hal itulah yang sebenarnya dapat membuat usaha kita berkembang.
Seorang pedagang yang tidak jujur tentang produknya akan mengalami kerugian karena pembeli sudah tidak percaya lagi dengan kualitas barang yang dijual pedagang tersebut. Factor ketidakpercayaan ini akan membawa dampak yang panjang walaupun mungkin penjual tersebut sudah berlaku jujur tentang produknya. Jadi jangan sekali-kali berkata dusta tentang produk anda karena pembeli menginginkan kualitas pada produk yang dibelinya.
Berlaku jujur tidak hanya berlaku pada dunia perdagangan saja, dunia usaha yang lainpun memerlukan sikap jujur untuk membangun kepercayaan terhadap rekan bisnis kita. Ketidakjujuran sekali akan membuat nama kita jelek dan kita akan dikucilkan dari komunitas orang-orang jujur. Nama kita yang telah tercoreng tentunya akan membuat kita kesulitan dalam membangun jaringan dan bekerja sama dengan rekan bisnis kita. Kesulitan berhubungan dengan rekan bisnis akan membuat usaha kita terhambat dan mungkin kita tidak akan sukses dalam menjalankan usaha kita.
So ayo berkata yang jujur….
5.Spesifikasi pekerjaan
Ketika kita memutuskan untuk memulai sebuah usaha maka kita harus menganalisis kemampuan dan kelemahan kita. Kita harus menganalisis ketrampilan kita apa yang dapat memberikan peluang usaha bagi kita. Jika kita merasa tidak bias computer ya jangan membuka jasa pengetikan kecuali menjalani kursus terlebih dahulu. Jika kita tidak bias bahasa Inggris ya jangan membuka kursus bahasa inggris, jika kita tidak menengerti tentang mesin, ya jangan membuka bengkel. Hal ini juga dinasehatkan oleh nabi dalam hadis yaitu sebagai berikut :
Apabila amanat dipersia-siakan maka tunggulah saat kebinasaan , tanya perawi hadis ini "Ya Rasulullah, bagaimana dipersia-siakan amanah itu? Jawab Baginda, apabila sesuatu urusan yang penting itu diserahkan kepada yang bukan ahlinya, maka tunggulah saat kebinasaannya.(Maksud Hadis).
Hadis diatas mengisyaratkan pada kita untuk menyerahkan suatu urusan pada ahlinya. dalam dunia usaha makanya ada spesifikasi pekerjaan yang dimaksudkan agar orang yang memiliki keahliah tertentu akan lebih baik untuk menekuni hal tersebut sehingga akan menghasilkan produk yang memiliki kualitas terbaik. Itulah alasannya mengapa jika kita ingin membuka usaha harus menganalisis terlebih dahulu kelebihan kita dimana. Bayangkan saja jika seorang yang tidak bias berbahasa inggris memaksakan diri untuk membuka kursus bahasa inggris dengan alas an peluang usahanya sedang bagus di lokasi tertentu. Maka kita tinggal menunggu saja kehancuran usaha tersebut karena murid-muridnya pasti tidak akan puas dengan apa yang didapat.

6.Inovasi
Pengusaha yang sukses adalah pengusaha yang selalu melakukan inovasi. Inovasi diperlukan agar pelanggan tidak bosan dengan produk kita. Jika kita melihat hadis nabi dibawah ini maka kita akan bias merenungkan maknanya
“Makanlah sebelum lapar dan berhentilah makan sebelum kenyang” (Al-Hadis)
Sekilas, hadis tersebut tidak ada hubungannya dengan wirausaha. Namun ternyata tidak, hadis tersebut berkaitan dengan hokum Gossen yang kita pelajari dalam ekonomi, hokum ini menunjukkan pada kita bahwa manusia memiliki titik kepuasan tertentu yang pada titik itu manusia akan tidak merasa puas lagi alias bosan. Sebagai penguasaha kita harus dapat mengtasi titik kepuasan tertentu tersebut agar pelanggan tidak merasa bosan. Yang perlu dilakukan oleh seorang pengusaha adalah INOVASI, bagaimana pengusaha dapat berinovasi ? yaitu dengan terus bereksperiment dan memperbanyak wawasan/pengetahuan. Dimana dapat mendapatkan pengetahuan ? yaitu dengan cara membaca, baik membaca buku maupun membaca lingkungan. Selamat berinovasi…
7.Jadilah pemimpin yang bertanggung jawab atas usahamu
"Ketahuilah bahwa setiap kamu adalah pemimpin dan setiap pemimpin bertanggungjawab atas kepemimpinannya. Setiap kepala negara adalah pemimpin dan ia bertanggungjawab atas kepemimpinannya (rakyat). Seorang perempuan/ibu adalah pemimpin dalam rumah tangga suaminya dan anak-anaknya; ia bertanggung jawab atas kepemimpinanya. Seorang pelayan/hamba sahaya adalah pemimpin atas harta tuannya dan ia bertanggungjawab atas kepemimpinannya. Ketahuilah bahwa setiap kamu adalah pemimpin dan masing-rnasing mempertanggungjawabkan atas kepemimpinannya." (HR Bukhari, Muslim, Ahmad, Abu Dawud, Tirmidzi dari Ibnu Umar). 
Pemimpin yang dimaksud dalam hadis ini bukan saja memimpin sebuah Negara ataupun daerah. Karena telah jelas bahwa setiap orang adalah pemimpin yang harus bertanggung jawab atas kepemimpinannya minimal memimpin dirinya sendiri. Dalam dunia usaha kepemimpinan yang bertanggung jawab diperlukan untuk melakukan control terhadap diri kita maupun karyawan kita (jika punya). Memimpin diri sendiri ternyata memang sulit karena kita harus mengontrol diri kita supaya tidak melakukan hal-hal yang tidak diridhoi oleh Allah. Misalnya niat untuk menurunkan kualitas produk kita atau berlaku tidak jujur terhadap pelanggan. Seorang pengusaha harus mengontrol dirinya sendiri dan tidak tergiur oleh keuntungan yang tidak diridhoi Allah. Dalam memimpin sebuah perusahaan pun seorang pemimpin harus memberikan tauladan yang baik bagi bawahannya. Jika ada bawahan yang menyimpang, bias dimungkinkan juga karena tauladan yang diberikan pemimpinnya kurang baik. Jadi membangun komunikasi dengan karyawan sangat diperlukan dan memberikan keteladanan bagi mereka adalah kewajiban karena kepemimpinan kita akan dimintai pertanggungjawaban diakherat kelak.
Perusahaan yang bergerak dalam bidang yang harampun tidak akan mendapatkan berkah dan kita sebagai pemimpin akan dimintai pertanggung jawaban kelak.
8.Jangan lupa bersedekah
Dengki itu dapat menghapus pahala sebagaimana api membakar kayu kering, dan sedekah itu dapat menolak kegagalan sebagaimana air memadamkan bara api (Inti HR Ibn Majah


Mafhumnya] Barangsiapa ingin doanya terkabul dan dibebaskan dari kesulitannya hendaklah dia mengatasi (menyelesaikan) kesulitan orang lain.
(Hadis Riwayat: Imam Ahmad



Allah SWT telah mewahyukan kepada Daud a.s. : “Kelak pada hari kiamat akan datang seorang hamba menghadapKu dengan membawa bekal amal kebajikan, maka pasti Aku serahkan segala kenikmatan sorga kepadanya. Daud berkata :”Ya Rabbi, siapakah hamba itu ?” Allah menjawab : “ Yaitu orang mukmin yang berusaha memenuhi keperluan sesamanya sampai berhasil ataupun tidak berhasil.” ( HR Al Khathib & Ibnu Asakir yang bersumber dari Ali ra).


Setelah orang menjadi kaya terkadang lupa bersedekan, saudaraku.. ingatlah bahwa sedekah tidak akan mengurangi harta anda. Allah akan menambah yang lebih banyak lagi dan insya Allah usaha anda akan lebih lancar.

SEMOGA BERMANFAAT, GOOD LUCK

Rabu, Mei 20, 2009

APA KABAR TEMAN-TEMAN HIMNAS ?

Kenang-kenangngan zaman mahasiswa , pertama kali ke Jakarta, pertama kali ke MK dan mengunjungi  persidangan kasus PILKADA Aceh terus juga lihat-lihat buku di perpustakaan MK. Waah aku baru pertama kali masuk ke gedung MK. bersama  teman-teman HIMNAS PKN se- Indonesia



Cantiknya adekku, tia…!
Ini aku dan tia… kangen buanget deh sama dia. Walaupun tiap hari aku di ompolin, tapi tetep aja aku kangen sama ompolannya hee.hee. Kangen kalau dia nangis merengek minta ikut kuliah, kangen kalau pas kamarku berantakan di obrak-abrik sama dia habis itu di ompolin deh, jadi ngepel lagi biar bisa dipakai buat ibadah. Kangen kalau pas kusuapin makananku yang puedess lalu dia kepedesaan, haaa..haaa, salah sendiri minta disuapin makananku. Padahal dia sudah punya makanan sendiri tapi selalu tidak mau kalau disuapin sama ibunya dengan mangkok kecil itu tapi kalau ngelihat aku bawa mangkok besar pasti langsung menyerbu dan mengangakan mulutnya. Dasar tia..!. kalau aku naik ke atas, mau ke kamar, pasti minta ikut, padahal aku mau sholat.. jadinya kukasih mainan lalu kutinggal sholat. Duuch tapi malah gak konsen karena dia wara-wiri, takutnya dia jatuh.
Yang ngegemesin dari tia, kalau diajak ke supermarket, pasti deh girang bukan kepalang. Kakinya tidak akan diam ditempat atau setidaknya berjalan anggun dalam gandengan tangan mbak dian, melainkan pasti lari kesana kemari menyerbu barang-barang yang menarik matanya. Tia paling suka sama es, dalam hal ini tidak hanya ice cream atau es lilin saja tapi semua jenis es termasuk es batu.., pokoknya kalau sudah pegang es batu gak akan bisa dilepaskan dari tangannya. Kalau habis ? ya pastinya.. nangis… dasar tia, bayi yang aneh , he..he..

Senin, Mei 11, 2009

ABSTRAKSI


ANALISIS WACANA MAHASISWA UNESA, AKTIVIS HIZBUT TAHRIR INDONESIA, TERHADAP IDEOLOGI PANCASILA
Erni Nurdianti
ABSTRAK
Persoalan Ideologi di Indonesia ternyata belum berakhir. Hal ini terbukti dari pernyataan beberapa kelompok masyarakat yang menyatakan menolak Pancasila sebagai Ideologi bangsa Indonesia. Salah satu kelompok yang terang-terangan menyatakan demikian adalah Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Sebagai organisasi politik, HTI dengan mudah mewacanakan idenya pada masyarakat khususnya masyarakat kampus termasuk mahasiswa UNESA. Sebagai mahasiswa yang telah menempuh mata kuliah Pancasila asumsinya adalah mereka mendukung Pancasila. Bertolak belakang dari asumsi tersebut, ternyata mahasiswa UNESA aktivis HTI justru menolak seperti yang dilakukan oleh organisasi yang diikutinya. Penolakan terhadap Pancasila tersebut tentu dilatarbelakangi oleh pengetahuan/wacana yang dimiliki mahasiswa tersebut. Bertolak dari latar belakang tersebut maka peneliti menarik rumusan masalah “Bagaimana wacana mahasiswa UNESA aktivis HTI terhadap Ideologi Pancasila ?”. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis diskursus/wacana agar mendapatkan hasil yang mendalam dan mengungkap wacana mahasiswa tersebut. Hasil dari penelitian ini ternyata cukup mencengangkan karena diperoleh fakta bahwa mereka menilai komponen-komponen yang ada dalam Pancasila misalnya Demokrasi, Pluralisme, HAM, dan Nasionalisme merupakan ide kufur dari barat dan bertentangan dengan Islam. Mereka menilai bahwa seluruh permasalahan-permasalahan yang terjadi di Indonesia disebabkan oleh ketidakjelasan Ideologi yang dipakai di Indonesia, yaitu Pancasila. Permasalahan yang sangat nampak adalah ekonomi dan moral. Menurut mereka solusinya hanya ada satu yaitu menerapkan syariat Islam secara sempurna dalam naungan daulah khilafah Islamiah.
Perlawanan ideologi yang dilakukan oleh mahasiswa UNESA anggota HTI tersebut disebabkan oleh pengetahuan yang pada akhirnya menghasilkan wacana berbeda dari ideologi dominan yaitu Pancasila. Pengetahuan tersebut diperoleh dari organisasi HTI yang saat ini menguasai mereka secara moral dan intelektual. Hal ini membuktikan bahwa pemerintah belum menguasai sejumlah kelompok khususnya HTI untuk menanamkan hegemoninya. Akibatnya sejumlah kelompok mencari kuasa ideologi alternatif yang mereka nilai memiliki arah yang lebih baik.
Simpulan penelitian bahwa Mahasiawa UNESA anggota HTI kehilangan kepercayaannya terhadap Pancasila bahkan menganggap bahwa Pancasila bukan sebuah Ideologi dikarenakan wacana mereka telah dihegemoni oleh HTI. Mereka menilai ide-ide yang ada dalam Pancasila merupakan kufur dan bertentangan dengan Islam sehingga tidak perlu dipakai.