Manusia hidup didunia memiliki tujuan, telah ditetapkan takdirnya semenjak dia berada dalam kandungan. Tidak dilahirkan seorang bayi kecuali sudah ditentukan rizkinya. Dalam menjalani kehidupan didunia, manusia harus berusaha dan bekerja keras agar memperoleh Ridhonya, karena tujuan manusia hidup didunia adalah memperoleh ridhonya. Agar memperoleh ridho Allah, tentunya manusia harus beribadah, dalam hal ini ibadah tidak hanya diartikan seperti sholat, puasa , zakat atau haji saja tetapi ibadah adalah segala kegiatan yang mendapatkan ridhonya termasuk bekerja.
Dalam mencari karunia Allah di dunia nabi Muhamadpun memiliki nasihat-nasihat yang menganjurkan kita untuk bekerja keras, memotivasi kita dan memberikan kiat-kiat sukses dalam berwirausaha.
“Bekerjalah seakan-akan engkau hidup seribu tahun lagi, dan beribadahlah seakan-akan besok engkau akan mati” (Al-Hadis)
Hadis di atas merupakan anjuran nabi Muhamad pada umatnya untuk bekerja keras dengan baik dan sungguh-sungguh untuk memperoleh ridho Allah. Bahkan nabi mewajibkan bagi muslim untuk mencari rizki yang halal. Seperti hadis di bawah ini :
“Mencari yang halal itu wajib bagi setiap muslim.” (HR Thabrani)
Nabi pun bersabda bahwa sesungguhnya Allah menyukai hamba-Nya yang bersungguh-sungguh dalam bekerja seperti hadis di bawah ini :
"Sesungguhnya, Allah senang pada hamba-Nya yang apabila mengerjakan sesuatu berusaha untuk melakukannya dengan seindah dan sebaik mungkin. " (al-Hadits)
Jika kita telaah lebih dalam, maksud dari hadis tersebut adalah jika kita berniat mencari rizki Allah dengan berwirausaha, maka lakukanlah dengan total, tidak setengah-setengan karena takut rugi. Dalam menjalankan sebuah usaha, kita harus melakukan analisis terlebih dahulu terhadap peluang yang akan kita masuki. Setelah menganalisis peluang tersebut maka kita mulai dengan konsep dan merencanakan langkah-langkah yang akan kita ambil. Hal-hal seperti itulah yang harus kita perhatikan dan mengamalkan haadis nabi yaitu mengerjakan ssuatu dengan sebaik mungkin.
Nabi juga menasehati kita untuk bekerja karena itu adalah yang lebih utama. Menurut Nabi seorang mukmin lebih baik makan dari usahanya sendiri dan hasil kerja kerasnya, seperti hadis dibawah ini :
"Tiada seseorang makan makanan yang lebih baik kecuali hasil usahanya sendiri. Nabiyullah Dawud a.s. juga makan dari hasil tangannya sendiri.” (HR Bukhari)
“Sesungguhnya, yang paling baik dan apa yang kamu makan adalah yang berasal dari kerjamu dan sesungguhnya anak-anakmu adalah dari usahamu.” (al-Hadits)
Carilah nafkah walau dengan jerih payah, memberi nafkah keluarga adalah sebesar-besar pahala sedekah dan amal jariyah (HR Muslim)
“Sesungguhnya seseorang tidak akan meninggal dunia sampai ia meraih seluruh bagian rizkinya, maka bertakwalah kepada Allah dan lakukan cara yang baik dalam mencari rizki”. (HR. Ibnu Majah dan dishahihkan oleh al-Albani)
Perhatikan olehmu sekalian, sesungguhnya perdagangan itu di dunia ini adalah sembilan dari sepuluh pintu rezeki ( HR Ahmad ).
" “... Bekerjalah, hai keluarga Dawud, untuk bersyukur (kepadaAllah,).. .. (Saba': 13).
Bisa dipahami bahwa nabi sangat menganjurkan kita untuk bekerja terutama dari hasil wirausaha. Berwirausaha adalah ibadah dan apa yang dihasilkan dari wirausaha tersebut adalah sangat baik dari pada kita meminta-minta ataupun mengandalkan orang lain dalam memenuhi kebutuhan kita. Nabi tidak suka pada umatnya yang bermalas-malasan karena missal telah memiliki banyak warisan sehingga dia malas bekerja, nabi tetap menganjurkan kita bekerja karena itu adalah lebih baik.
Dalam menjalankan sebuah usaha, nabi pun memiliki kiat-kiat yang harus dijalankan oleh seorang muslim khususnya. Seorang yang memiliki jiwa wirausaha sudah selayaknya diimbangi dengan sifat sabar. Sifat tersebut diperlukan karena dalam menghadapi dunia usaha selalu ada kemungkinan-kemungkinan yang membuat kita untung ataupun rugi.
1.Keutamaan sabar dalam menjalankan usaha
Seorang mukmin terbaik itu tentu banyak bersyukur ketika dalam kegembiraan dan banyak bersabar ketika dalam kesedihan (HR Muslim)
Menurut nabi seorang mukmin yang banyak bersabar jika menghadapi kesulitan maka Allah akan mengatasi kesulitan tersebut. Jika kita mendalami hadis nabi tersebut sifat penyabar memang perlu dimiliki oleh seorang wirausahawan. Wirausahawan yang tidak memiliki rasa sabar, dia akan cepat menyerah jika usahanya mengalami kendala. Wirausahawan yang bergerak dalam bidang jasa ataupun perdagangan juga sangat memerlukan sifat ini. Jika seorang wirausaha tidak sabar dia tidak akan sabar menghadapi pelanggan yang kadang kala memang harus diperlakukan seperti raja bahkan kata dosen saya harus diperlakukan seperti bayi. Menghadapi pelanggan yang mungkin cerewet, tua/pikun, temperamental dan banyak lagi karakter manusia yang berbeda memang diperlukan kesabaran. Jika wirausahawan tersebut memiliki sifat sabar, dia tidak akan mengalami banyak kesulitan dalam menghadapi masalah karena dia kan selalu menganggap bahwa hal tersebut merupakan tantangan dan ujian dari Allah. Selain dari hadis nabi Allah pun menegaskan pada hambanya melalui surat ali Imron 3 ayat 200 yaitu sebagai berikut :
"Wahai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu (menghadapi kesukaran dalam mengerjakan perkara-perkara kebajikan) dan kuatkanlah kesabaran kamu (lebih daripada kesabaran musuh) dan bersedialah (dengan kekuatan pertahanan di daerah-daerah sempadan) serta bertakwalah kamu kepada Allah, supaya kamu berjaya" (Surah Ali Imran 3:Ayat 200)
Kesabaran seorang wirausaha juga diperlukan dalam menghadapi persaingan usaha dan kesulitan-kesulitan dalam berusaha. Melalui sifat sabarnya tersebut Allah menjanjikan kemuliaan didunia maupun diakhirat. Sebenarnya jika kita menjalankan usaha kita dan mengalami hambatan/kesulitan, itu merupakan salah satu dari ujian Allah untuk menguji keimanan kita, jika kita beriman bahwa Allah pasti akan membantu kita, kita pasti akan terus berusaha tanpa kenal lelah sampai pertolongn Allah benar-benar dating. Pahami hadis-hadis berikut ini :
"Sesungguhnya besar ganjaran adalah dengan besarnya ujian. Sesungguhnya Allah jika Dia mengasihi sesuatu kaum, nescaya mereka akan diuji dengan ujian. Barangsiapa yang redha maka baginya keredhaan Allah. Barangsiapa yang tidak bersabar, nescaya Allah juga tidak akan bersabar dengan mereka!" (Riwayat At-Tirmizi & Ibn Majah)
Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa yang Allah mahukan kebaikan untuknya, nescaya Dia akan mengujinya dengan kesusahan" (Riwayat Al-Bukhari)
Rasulullah SAW bersabda: "Sungguh ajaib perihal orang mukmin, sesungguhnya semua urusan mereka adalah kebaikan. Dan keadaan ini tidak ada melainkan kepada orang yang beriman sahaja. Sekiranya beroleh kurniaan dia akan bersyukur, maka jadilah kurniaan itu baik untuknya. Manakala apabila ditimpa musibah, dia bersabar. Maka jadilah musibah itu kebaikan untuknya." (Riwayat Muslim)
Jelas sekali dalam hadis tersebut bahwa nabi menuntun kita dan memberitahukan kita akan keutamaan orang bersabar. Bahwa musibah yang dating termasuk musibah ketika menjalankan usaha adalah suatu kebaikan bagi seorang muslim, jadi beruntunglah manusia-manusia yang masih diberi musibah, karena dia tidak akan berburuk sangka pada Allah tapi malah menjadikannya semangat karena merasa tertantang untuk menyelesaikan kesulitan tersebut.
“Janganlah salah seorang diantara kalian meninggal, melainkan dia dalam keadaan berprasangka baik kepada Allah Azza wa Jalla,” (HR. Muslim)
Hadis di atas menasehati kita agar kita selalu berbaik sangka pada Allah dalam keadaan apapun karena Allah lah yang maha tahu atas apa yang terjadi pada diri kita maupun usaha kita. Jika usaha kita ditempa kesulitan maka jangan berprasangka bahwa Allah telah mendzalimi kita karena sesungguhnya Allah tidak pernah mendzalimi hamba-hambanya, manusia sendirilah yang sering mendzalimi diri mereka sendiri.
2.Menyambung tali silaturahmi=memperluas jaringan
Jaringan merupakan salah satu kunci dari wirausaha. Sebagus apapun produk kita, sebaik apapun pelayanan kita jika kita tidak memiliki jaringan yang luas maka usaha kita akan sulit untuk berkembang. Metode ini juga lah yang digunakan dalam MLM, maksud saya bukan kita meniru konsep MLM dalam memasarkan produk kita namun jaringan dalam MLM di sini dapat kita pelajari bahwa ternyata jaringan sangat menentukan perkembangan sebuah usaha. Memperluas jaringan dalam menjalankan usaha tidak hanya kita usahakan secara formal namun ternyata nabi Muhamad pun menasehati kita yang memiliki maksud eksplisit agar saudara kita bertambah banyak, tidak terputus dan otomatis jaringan kita semakin luas.
Diriwayatkan daripada Aisyah r.a katanya: Rasulullah s.a.w bersabda: Hubungan kekeluargaan itu digantungkan pada Arasy. Ia berkata: Barangsiapa yang menyambungku maka Allah akan menyambungnya dan barangsiapa yang memutuskan aku maka Allah pun akan memutuskannya.
Siapa yang ingin murah rezekinya dan panjang umurnya, maka hendaklah ia mempererat hubungan silaturahmi.” ( HR Bukhari )
"Sesungguhnya dari sedekah dan silaturrahim itu Allah s.w.t. akan menambah dengan keduanya itu lanjut umur dan menolak dengan keduanya kematian yang tidak baik dan dihindarkan dengan keduanya semua yang tidak sesuai dan dikhuatirkan" (Riwayat Abu Ya'la dari Anas r.a.)
Dari hadis diatas jelas bahwa memutus tali silaturahmi adalah dosa. Saya juga memiliki pengalaman pribadi perihal silaturahmi sehingga saya berani menuliskan judul tulisan ini “menyambum silaturahmi=memperluas jaringan”. Ketika hari raya Idul fitri dulu sebenatnya saya paling malas jika harus berkunjung ke rumah famili yang lokainya jauh dan kami tidak memiliki keakraban yang mendalam, orang jawa biasanya menyebut “dulur adoh” atau famili yang jauh secara nasab. Namun orang tua saya selalu menyuruh saya untuk bersilaturahmi ke sana walapun kami tidak begitu akrab (karena jarang ketemu). Sesampainya dirumah famili tersebut kami berbincang-bincang dan ternyata mereka menyenangkan dan tidak seperti yang saya bayangkan selama ini. Mereka menyambut gembira kedatangan saya dan kamipun mengobrol panjang lebar tentang dunia usaha. Pengalaman beliau tentang dunia usaha ternyata cukup banyak sehingga banyak hal yang bias saya dapat dari beliau. Dan pada akhirnya kami memutuskan untuk bekerja sama dalam sebuah usaha. Pulang dari sana saya merenungkan hadis nabi tentang keutamaan silaturahmi. Ternyata memang benar bahwa silaturahmi sangat bermanfaat bagi manusia, selain untuk menumbuhkan rasa sayang antara manusia ternyata juga bermanfaat di bidang ekonomi. Ternyata silaturahmi dapat memperluas pengalaman saya, memperbanyak relasi, membangun komunikasi yang baik dan hal ini sangat baik diterapkan dalam dunia usaha. Maka, silahkan bersilaturahmi mulai sekarang (hari raya jangan hanya mengirimkan ucapan selamat lewat SMS)
3.Senyum adalah ibadah =senyum adalah uang
Nabi Muhamad SAW sangat menganjurkan kita untuk bersikap ramah dan tersenyum jika bertemu orang. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh orang barat senyum terbukti dapat membuat awet muda. Tapi tahukan anda bahwa senyum itu adalah uang. Dalam dunia usaha senyum merupakan kewajiban yang harus dilakukan pada setiap orang yang berhubungan dengannya
Tersenyum ketika bertemu dengan saudara kalian adalah termasuk ibadah”. (Riwayat At-Tirmidzi, Ibnu
Dalam sebuah riwayat disebutkan pula, ”Belum pernah aku menemukan orang yang paling banyak tersenyum seperti halnya Rasulullah Shallahu ‘alaihi wa Sallam “. (Riwayat At-Tirmidzi)
Al-Husein Radliyallahu’anhu, cucu beliau, menuturkan keluhuran budi pekerti beliau. Ia berkata,” Aku bertanya kepada Ayahku tentang adab dan etika Rasulullah Shallahu ‘alaihi wa Sallam terhadap orang-orang yang bergaul dengan beliau. Ayahku menuturkan, ‘Beliau Shallahu ‘alaihi wa Sallam senantiasa tersenyum, budi pekerti lagi rendah hati, beliau bukanlah seorang yang kasar, tidak suka berteriak-teriak, bukan tukang cela, tidak suka mencela makanan yang tidak disukainya. Siapa saja mengharapkan pasti tidak akan kecewa dan siapa saja yang memenuhi undangannya pasti akan senantiasa puas…..” (Riwayat At-Tirmidzi)
Dari Abu Dzar ra., Rasulullah SAW bersabda : "Engkau tersenyum di depan saudaramu adalah sedekah" (Riwayat Bukhari dari Kitabul Adab)
Nabi Muhamad menganjurkan kita untuk tersenyum bukan tidak ada tujuannya. Satu senyum yang ditebarkan oleh seseorang merupakan kedamaian bagi orang lain. Sekarang anda bayangkan saja jika muka kita cemberut sepanjang waktu, akan banyak interpretasi negative yang akan dilayangkan pada diri kita mulai dari sombong, angkuh, tidak suka bersosialisasi, bahkan mungkin sakit gigi. Orang yang melihat kita cemberutpun juga akan ikut merasakan aura negative dari mimik wajah kita. Apalagi jika kita cemberut pada orang yang temperamental, maka bias menimbulkan konflik yang berkepanjangan. Tapi bayangkan jika kita menebarkan senyum, aura positif akan terpancar pada diri kita. Kita pun akan disukai banyak orang karena kepribadian kita yang menyenangkan.
Dalam dunia usaha, senyum itu adalah uang tapi ingat senyum itu harus dengan keikhlasan dan ketulusan dari hati. Untuk membangun sebuah jaringan dan berhubungan dengan kolega bisnis kita kita harus menggunakan jurus senyum Karena senyum akan memancarkan cantiknya kepribadian kita. Dengan tersenyum kita akan melakukan negosiasi dengan kolega dengan hati dingin , tenang dan penuh persaudaraan. Dengan tersenyum kita akan mendapatkan banyak pelanggan karena mereka tentunya akan selalu rindu dengan senyum kita. Saya pernah membeli makanan disebuah warung yang pemiliknya tidak pernah tersenyum, walaupun mungkin rasanya tidak kalah dengan makanan diwarung lainnya namun dihari lain langkah kaki saya selalu menjauhi warung tersebut karena saya tidak suka dengan ekspresi dari wajahnya. Saya lebih suka mendatangi warung yang penjualnya selalu menyapa saya dengan ramah dan kadang menanyakan baker saya hari ini. Kaki saya selalu melangkah ke warung itu karena saya rindu akan senyumnya, karena saya ingin melihat senyumnya karena senyumnya dapat mengurangi kepenatan otak saya setelah kuliah/mengerjakan tugas kuliah misalnya. Jadi betapa kekuatan senyum itu memang sungguh dahsyat. Bahkan sebuah warung bias laris manis karena ada bonus senyum dari pemiliknya.
4.Jujur tidak akan membuat kita miskin
Jujur itu bukti kebaikan menuju surga, sedangkan bohong itu penyimpangan menuju neraka (Inti HR Bukhari & Muslim)
Ketika Nabi SAW menjuampai "dagangan" yang dapat menipu calon pembeli, beliau bersabda: Siapapu menipu, maka ia bukan dari golongan kami (Inti HR Muslim).
Kejujuran akan membawa ketenangan sementara ketidakjujuran akan menimbulkan keragu-raguan.” ( HR Turmudzi
Pedagang yang jujur lagi terpercaya adalah bersama – sama Nabi, orang – orang shadiqin, dan para syuhada ( HR Tirmidzi dan Ibnu Majah ).
Banyak pengusaha yang berbuat tidak jujur karena takut usahanya akan bangkrut, misalnya tidak jujur jika produk yang dipakainya mengandung sesuatu yang membahayakan atau seorang pedagang yang tidak jujur tentang barang yang dijualnya. Sesungguhnya Allah maha mengetahui dan orang-orang seperti itu tianggal menunggu pembalasan dari Nya baik didunia maupun diakhirat. Kejujuran, sebenarnya tidak perlu ditakuti oleh seorang mukmin. Karena dengan jujur kita akan dipercayai orang dan hal itulah yang sebenarnya dapat membuat usaha kita berkembang.
Seorang pedagang yang tidak jujur tentang produknya akan mengalami kerugian karena pembeli sudah tidak percaya lagi dengan kualitas barang yang dijual pedagang tersebut. Factor ketidakpercayaan ini akan membawa dampak yang panjang walaupun mungkin penjual tersebut sudah berlaku jujur tentang produknya. Jadi jangan sekali-kali berkata dusta tentang produk anda karena pembeli menginginkan kualitas pada produk yang dibelinya.
Berlaku jujur tidak hanya berlaku pada dunia perdagangan saja, dunia usaha yang lainpun memerlukan sikap jujur untuk membangun kepercayaan terhadap rekan bisnis kita. Ketidakjujuran sekali akan membuat nama kita jelek dan kita akan dikucilkan dari komunitas orang-orang jujur. Nama kita yang telah tercoreng tentunya akan membuat kita kesulitan dalam membangun jaringan dan bekerja sama dengan rekan bisnis kita. Kesulitan berhubungan dengan rekan bisnis akan membuat usaha kita terhambat dan mungkin kita tidak akan sukses dalam menjalankan usaha kita.
So ayo berkata yang jujur….
5.Spesifikasi pekerjaan
Ketika kita memutuskan untuk memulai sebuah usaha maka kita harus menganalisis kemampuan dan kelemahan kita. Kita harus menganalisis ketrampilan kita apa yang dapat memberikan peluang usaha bagi kita. Jika kita merasa tidak bias computer ya jangan membuka jasa pengetikan kecuali menjalani kursus terlebih dahulu. Jika kita tidak bias bahasa Inggris ya jangan membuka kursus bahasa inggris, jika kita tidak menengerti tentang mesin, ya jangan membuka bengkel. Hal ini juga dinasehatkan oleh nabi dalam hadis yaitu sebagai berikut :
Apabila amanat dipersia-siakan maka tunggulah saat kebinasaan , tanya perawi hadis ini "Ya Rasulullah, bagaimana dipersia-siakan amanah itu? Jawab Baginda, apabila sesuatu urusan yang penting itu diserahkan kepada yang bukan ahlinya, maka tunggulah saat kebinasaannya.(Maksud Hadis).
Hadis diatas mengisyaratkan pada kita untuk menyerahkan suatu urusan pada ahlinya. dalam dunia usaha makanya ada spesifikasi pekerjaan yang dimaksudkan agar orang yang memiliki keahliah tertentu akan lebih baik untuk menekuni hal tersebut sehingga akan menghasilkan produk yang memiliki kualitas terbaik. Itulah alasannya mengapa jika kita ingin membuka usaha harus menganalisis terlebih dahulu kelebihan kita dimana. Bayangkan saja jika seorang yang tidak bias berbahasa inggris memaksakan diri untuk membuka kursus bahasa inggris dengan alas an peluang usahanya sedang bagus di lokasi tertentu. Maka kita tinggal menunggu saja kehancuran usaha tersebut karena murid-muridnya pasti tidak akan puas dengan apa yang didapat.
6.Inovasi
Pengusaha yang sukses adalah pengusaha yang selalu melakukan inovasi. Inovasi diperlukan agar pelanggan tidak bosan dengan produk kita. Jika kita melihat hadis nabi dibawah ini maka kita akan bias merenungkan maknanya
“Makanlah sebelum lapar dan berhentilah makan sebelum kenyang” (Al-Hadis)
Sekilas, hadis tersebut tidak ada hubungannya dengan wirausaha. Namun ternyata tidak, hadis tersebut berkaitan dengan hokum Gossen yang kita pelajari dalam ekonomi, hokum ini menunjukkan pada kita bahwa manusia memiliki titik kepuasan tertentu yang pada titik itu manusia akan tidak merasa puas lagi alias bosan. Sebagai penguasaha kita harus dapat mengtasi titik kepuasan tertentu tersebut agar pelanggan tidak merasa bosan. Yang perlu dilakukan oleh seorang pengusaha adalah INOVASI, bagaimana pengusaha dapat berinovasi ? yaitu dengan terus bereksperiment dan memperbanyak wawasan/pengetahuan. Dimana dapat mendapatkan pengetahuan ? yaitu dengan cara membaca, baik membaca buku maupun membaca lingkungan. Selamat berinovasi…
7.Jadilah pemimpin yang bertanggung jawab atas usahamu
"Ketahuilah bahwa setiap kamu adalah pemimpin dan setiap pemimpin bertanggungjawab atas kepemimpinannya. Setiap kepala negara adalah pemimpin dan ia bertanggungjawab atas kepemimpinannya (rakyat). Seorang perempuan/ibu adalah pemimpin dalam rumah tangga suaminya dan anak-anaknya; ia bertanggung jawab atas kepemimpinanya. Seorang pelayan/hamba sahaya adalah pemimpin atas harta tuannya dan ia bertanggungjawab atas kepemimpinannya. Ketahuilah bahwa setiap kamu adalah pemimpin dan masing-rnasing mempertanggungjawabkan atas kepemimpinannya." (HR Bukhari, Muslim, Ahmad, Abu Dawud, Tirmidzi dari Ibnu Umar).
Pemimpin yang dimaksud dalam hadis ini bukan saja memimpin sebuah Negara ataupun daerah. Karena telah jelas bahwa setiap orang adalah pemimpin yang harus bertanggung jawab atas kepemimpinannya minimal memimpin dirinya sendiri. Dalam dunia usaha kepemimpinan yang bertanggung jawab diperlukan untuk melakukan control terhadap diri kita maupun karyawan kita (jika punya). Memimpin diri sendiri ternyata memang sulit karena kita harus mengontrol diri kita supaya tidak melakukan hal-hal yang tidak diridhoi oleh Allah. Misalnya niat untuk menurunkan kualitas produk kita atau berlaku tidak jujur terhadap pelanggan. Seorang pengusaha harus mengontrol dirinya sendiri dan tidak tergiur oleh keuntungan yang tidak diridhoi Allah. Dalam memimpin sebuah perusahaan pun seorang pemimpin harus memberikan tauladan yang baik bagi bawahannya. Jika ada bawahan yang menyimpang, bias dimungkinkan juga karena tauladan yang diberikan pemimpinnya kurang baik. Jadi membangun komunikasi dengan karyawan sangat diperlukan dan memberikan keteladanan bagi mereka adalah kewajiban karena kepemimpinan kita akan dimintai pertanggungjawaban diakherat kelak.
Perusahaan yang bergerak dalam bidang yang harampun tidak akan mendapatkan berkah dan kita sebagai pemimpin akan dimintai pertanggung jawaban kelak.
8.Jangan lupa bersedekah
Dengki itu dapat menghapus pahala sebagaimana api membakar kayu kering, dan sedekah itu dapat menolak kegagalan sebagaimana air memadamkan bara api (Inti HR Ibn Majah
Mafhumnya] Barangsiapa ingin doanya terkabul dan dibebaskan dari kesulitannya hendaklah dia mengatasi (menyelesaikan) kesulitan orang lain.
(Hadis Riwayat: Imam Ahmad
Allah SWT telah mewahyukan kepada Daud a.s. : “Kelak pada hari kiamat akan datang seorang hamba menghadapKu dengan membawa bekal amal kebajikan, maka pasti Aku serahkan segala kenikmatan sorga kepadanya. Daud berkata :”Ya Rabbi, siapakah hamba itu ?” Allah menjawab : “ Yaitu orang mukmin yang berusaha memenuhi keperluan sesamanya sampai berhasil ataupun tidak berhasil.” ( HR Al Khathib & Ibnu Asakir yang bersumber dari Ali ra).
Setelah orang menjadi kaya terkadang lupa bersedekan, saudaraku.. ingatlah bahwa sedekah tidak akan mengurangi harta anda. Allah akan menambah yang lebih banyak lagi dan insya Allah usaha anda akan lebih lancar.
SEMOGA BERMANFAAT, GOOD LUCK
Kamis, Oktober 15, 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
wah wah wah ga nyangka kmu emang bakat nulis ya.....
BalasHapussaran; coba nglamar kerja jadi ustadzah
[he..he..]
wahhhh.. senangnya ada yg apresiasi. tapi masih kalah kayaknya dengan uztad ferry. hehe
BalasHapus